Cara Membuat Brownies Panggang

Memanggang kue ataupun kukis adalah suatu pekerjaan atau hobi yang menyenangkan. Pendapat ini adalah sangat berbeda ketika saya masih usia belia. Sewaktu kecil, ibu saya seringkali menyuruh anak-anaknya untuk membuat kukis lebaran, yang tidak pernah saya kerjakan dengan sepenuh hati. Semuanya saya kerjakan sekedar memenuhi permintaan ibunda, setelah beres saya langsung istirahat, membaca komik atau mengerjakan pekerjaan sekolah. Seringkali saya menggunakan alasan ingin belajar untuk ulangan supaya tidak harus berlama-lama mengerjakan pekerjaan membuat kukis yang membosankan itu. Seiring dengan berjalannya waktu dan usia, minat dan hobi saya berubah perlahan-lahan. Pekerjaan yang tadinya membosankan menjadi pekerjaan yang menarik dan bersifat ‘therapeutic’ terhadap diri sendiri.

Tidak seperti memasak, memanggang kue adalah lebih sulit karena memerlukan ketepatan ukuran bahan dan teknik pembuatan supaya mendapatkan hasil yang sempurna. Seringkali saya melihat gambar-gambar kue atau kukis di internet yang menarik, tetapi ketika dicoba hasilnya gatot alias gagal total. Hal ini menimbulkan pertanyaan pada diri sendiri mengenai kesalahan yang dilakukan, apakah bahan-bahannya yang salah ukuran atau tekniknya yang tidak tepat. Untuk menguasai teknik memanggang kue, tidak ada cara lain selain dengan cara mencoba-coba sendiri. Walhasil setelah melakukan beberapa kali percobaan, akhirnya timbul semacam “feeling” atau intuisi untuk dapat mempraktekkan suatu resep baru dengan hasil yang sempurna.
Resep yang baik menurut saya adalah resep yang tidak sensitif terhadap perbedaan bahan yang digunakan. Seringkali karena perbedaan bahan yang digunakan seperti mentega terutama, membuat ukuran resep menjadi berbeda dari resep yang digunakan sebagai referensi. Banyak resep-resep yang bagus di situs Joy of Baking, keberhasilan resep-resep yang diunggah di sana menurut saya adalah cukup tinggi. Berikut ini adalah resep Brownies dari Joy of Baking, yang resepnya sudah saya coba dengan menggunakan bahan-bahan yang berbeda dan juga dengan alat panggang yang berbeda. Selamat mencoba !

Bahan-bahan:
113 gram coklat batangan (saya suka merk Van Houten / Hershey)
113-150 gram mentega asin / salted butter (mentega buatan Perancis adalah favorit saya)
10 gram bubuk coklat (pilih merk coklat yang mahal supaya rasanya enak, misal Varlrhona)
200 gram gula pasir (pilih yang bagus juga teksturnya he..he..)
1 sendok teh ekstrak vanilla (pilih yang asli)
3 buah telur (pilih telur yang fresh)
95 gram tepung naik sendiri (self-raising flour, pilih merk bagus dan bukan stock lama)
60 gram buah almond kering dipotong-potong kecil
30 gram chocolate chip bits
Cara membuat:
Panaskan oven sampai mencapai suhu 150 derajat Celcius dan biarkan suhu stabil selama kurang lebih 20 menit. Sambil menunggu suhu oven stabil, lakukan langkah-langkah berikut.
Potong kecil-kecil coklat dan mentega batangan kemudian taruh di dalam mangkuk atau panci aluminium. Panaskan air dalam panci lain sampai mendidih lalu letakkan mangkuk atau panci alumunium yang berisi coklat dan mentega tadi di atasnya. Aduk coklat dan mentega sampai meleleh, angkat dan biarkan beberapa saat. Setelah suhunya hangat, masukkan gula pasir dan aduk sampai rata. Masukkan telur satu persatu dan ekstrak vanilla. Aduk dengan menggunakan adukan telur yang besar sampai rata. Masukkan tepung dan bubuk coklat, aduk sampai rata tapi tidak perlu terlalu banyak diaduk. Terakhir bisa ditambahkan almond dan chocolate chip bits.
Masukkan adokan ke dalam loyang yang sudah dilapisi kertas (baking sheet). Panggang selama 25-30 menit. Cara menguji apakah adonan sudah matang adalah dengan menusuk adonan dengan tusuk gigi. Apabila pada tusuk gigi tidak melekat adonan makan brownies sudah matang dengan sempurna. Angkat loyang dan diamkan di atas rak sampai mencapai suhu kamar. Brownies sudah siap untuk dihidangkan.




